PORTAL7.CO.ID - Memasuki awal musim MotoGP 2026, performa tim pabrikan Ducati tengah menjadi sorotan tajam karena dianggap mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menanggapi hal tersebut, mantan pembalap MotoGP Pol Espargaro memberikan pandangan objektifnya untuk meredam kekhawatiran publik pada Rabu (15/4/2026).
Berdasarkan data statistik di lapangan, dominasi Ducati yang telah bertahan selama empat tahun terakhir memang tampak mulai goyah. Dari tiga seri pembuka yang mencakup enam kali balapan, pabrikan asal Italia ini tercatat baru mengamankan satu kemenangan saja, yang dilansir dari Detik Sport.
Satu-satunya kemenangan tersebut dipersembahkan oleh Marc Marquez saat melakoni sesi sprint race di Brasil. Sementara itu, pada tiga balapan utama lainnya, posisi terbaik yang mampu diraih oleh para penunggang Desmosedici hanya mentok di urutan keempat.
"Ada banyak orang yang menyaksikan apa yang sedang terjadi. Ketika sesuatu seperti ini terjadi, hal itu terlalu dibesar-besarkan, dan media juga sedikit lebih menyukai tentang malapetaka ketimbang kemenangan," ujar Pol Espargaro.
Di sisi lain, pesaing utama mereka yakni Aprilia justru tampil sangat impresif dengan mengoleksi empat kemenangan di awal musim ini. Kondisi tersebut memicu spekulasi bahwa Ducati sedang berada dalam masa sulit akibat perubahan peta persaingan yang semakin ketat.
Faktor utama yang memengaruhi dinamika ini adalah penerapan aturan konsesi yang memberikan keuntungan teknis bagi tim lawan untuk mengembangkan mesin mereka. Pol Espargaro menilai bahwa situasi ini merupakan bagian dari siklus regulasi yang bertujuan menyeimbangkan kompetisi antar pabrikan.
"Memang benar bahwa sekarang Ducati tidak mencapai hasil-hasil secemerlang sebelumnya, tapi saya adalah konsekuensi dari konsensi itu. Saya kira kita akan melihatnya di musim 2027 ketika semua tim memulai dari nol dan punya keuntungan dan kerugian yang sama," kata Pol Espargaro.
Hambatan pengembangan yang dialami Ducati selama beberapa tahun terakhir, karena status mereka sebagai tim dominan tanpa konsesi, kini mulai terasa dampaknya. Hal ini menjadi tantangan praktis bagi tim teknis Borgo Panigale untuk tetap kompetitif di tengah keterbatasan ruang gerak regulasi.
"Itulah saat kita akan melihat apakah Ducati benar-benar dalam masalah atau tidak. Namun, saya pikir apa yang terjadi sekarang itu bukan hasil dari musim ini saja, melainkan hasil dari empat tahun terakhir mereka terhambat tanpa adanya konsesi apapun," tutur Pol Espargaro.