PORTAL7.CO.ID - PAM Jaya kini tengah mengintensifkan berbagai upaya untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat di Jakarta dapat menikmati akses air bersih yang layak. Strategi utama yang dijalankan adalah penyederhanaan prosedur pendaftaran bagi calon pelanggan baru.
Langkah proaktif ini diambil sebagai bagian dari komitmen perusahaan daerah tersebut untuk mengejar target ambisius cakupan layanan air bersih hingga mencapai angka 100 persen. Target ini sejalan dengan upaya pemerataan infrastruktur vital di ibu kota.
Informasi mengenai kemudahan pendaftaran ini disampaikan langsung oleh perwakilan manajemen PAM Jaya dalam sebuah forum dialog publik. Hal ini menunjukkan transparansi dan keseriusan perusahaan dalam melayani warga.
Hal tersebut disampaikan oleh Senior Manager Regional Selatan dan Pusat PAM Jaya, Rizal Wahyudi, saat menghadiri sebuah acara penting. Acara tersebut merupakan wadah interaksi antara perusahaan dan masyarakat pengguna layanan.
Dialog tersebut digelar oleh Komunitas Warga Jakarta atau yang lebih dikenal sebagai Komwaja, bekerja sama dengan PAM Jaya. Pertemuan ini bertujuan menjembatani kebutuhan warga dengan kebijakan perusahaan.
Lokasi spesifik pelaksanaan dialog ini adalah di Taman Bendera Pusaka, yang beralamat di Jalan Barito, Kramat Pela, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 9 April, mengundang partisipasi aktif warga.
Rizal Wahyudi menekankan pentingnya kemudahan akses layanan sebagai kunci keberhasilan program pemerataan. "Guna mengejar target cakupan layanan air bersih hingga 100 persen, PAM Jaya memberikan berbagai kemudahan bagi calon pelanggan untuk melakukan pendaftaran," ujar Rizal Wahyudi.
Beliau menambahkan bahwa tujuan utama dari penyederhanaan prosedur ini adalah untuk memastikan setiap warga Jakarta memiliki kesempatan yang sama. "Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh warga Jakarta mendapatkan akses air bersih yang layak," kata Rizal Wahyudi.
Dialog antara PAM Jaya dan Komwaja ini menjadi momentum penting untuk mendengar aspirasi langsung dari masyarakat terkait kualitas dan jangkauan layanan air bersih di lingkungan mereka. Proses ini diharapkan mempercepat realisasi target cakupan penuh.