Dalam tradisi intelektual Islam, terdapat sebuah riwayat agung yang dikenal sebagai induk dari segala sunnah atau *Ummus Sunnah*. Hadits Jibril yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari jalur Umar bin Khattab ini memuat esensi ajaran agama yang sangat komprehensif. Melalui dialog ini, kita diajak memahami struktur keberagamaan yang mencakup dimensi lahiriah maupun batiniah secara utuh.

Kisah ini bermula saat seorang pria asing dengan pakaian sangat putih dan rambut hitam pekat mendatangi majelis Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Penampilan yang rapi tanpa bekas perjalanan jauh ini memberikan pelajaran penting mengenai urgensi menjaga kebersihan saat menuntut ilmu. Kehadiran sosok yang ternyata adalah Malaikat Jibril ini menunjukkan bahwa proses belajar memerlukan kesungguhan dan persiapan fisik yang prima.

Berikut adalah potongan awal dari hadits yang mengisahkan kedatangan Malaikat Jibril tersebut kepada Rasulullah dan para sahabat. Kutipan ini menggambarkan betapa rapinya penampilan tamu misterius tersebut di tengah majelis ilmu. Riwayat agung ini dicatat dengan teliti oleh Imam Muslim dalam kitab shahihnya untuk menjadi pelajaran bagi umat.