Bulan suci Ramadan selalu identik dengan pelaksanaan salat Tarawih yang biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid. Namun, bagi umat Muslim yang memiliki kendala untuk keluar rumah, ibadah sunah ini tetap bisa dilaksanakan secara mandiri atau munfarid. Melaksanakan Tarawih di rumah tidak mengurangi nilai pahala asalkan dilakukan dengan tata cara yang benar sesuai syariat Islam.

Langkah awal yang paling krusial dalam memulai salat Tarawih adalah melafalkan niat dengan tulus di dalam hati. Untuk pelaksanaan sendiri, bacaan niat yang benar adalah "Ushalli sunnatat Tarawīhi rak‘ataini mustaqbilal qiblati lillāhi ta‘ālā". Niat ini menegaskan bahwa seseorang sedang menjalankan ibadah sunah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah SWT semata.

Secara teknis, tata cara salat Tarawih di rumah tidak memiliki perbedaan mencolok dengan salat fardu pada umumnya. Ibadah ini dilakukan dalam kelipatan dua rakaat dengan satu kali salam pada setiap akhir pasangan rakaat tersebut. Umat Muslim dibebaskan memilih jumlah rakaat yang ingin dijalankan, baik itu delapan rakaat maupun dua puluh rakaat, sesuai dengan kemantapan hati.

Sumber: Jabaronline