Era digital telah membawa transformasi besar dalam cara umat Islam mengakses informasi keagamaan saat ini. Generasi Z kini menjadi kelompok yang paling aktif berinteraksi dengan konten dakwah melalui berbagai platform media sosial. Namun, kemudahan akses ini perlu disikapi dengan bijak agar esensi ajaran agama tidak tergerus oleh arus informasi yang instan.
Tantangan utama dalam dakwah digital adalah kecenderungan penyampaian materi yang hanya mengejar viralitas semata. Video pendek berdurasi singkat sering kali gagal memberikan pemahaman yang komprehensif dan mendalam bagi para penontonnya. Akibatnya, risiko distorsi makna menjadi sangat besar ketika sebuah hukum agama dipahami hanya dari potongan-potongan konten yang tidak utuh.
Pentingnya melakukan verifikasi atau tabayyun telah ditegaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an agar kita tidak terjerumus dalam kesalahan. Hal ini bertujuan untuk melindungi umat dari penyebaran berita bohong yang dapat merugikan orang lain secara luas. Berikut adalah potongan ayat yang menjadi landasan utama dalam menerima sebuah informasi: