TANGSEL, INFOTREN  – Perseteruan antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Yayasan Syarif Hidayatullah kian memanas. Di tengah proses hukum yang masih berjalan, muncul keluhan terkait dugaan intimidasi terhadap para mantan pengurus yayasan yang hingga kini disebut belum juga berhenti.

Pihak yayasan menyayangkan praktik yang dinilai sebagai bentuk tekanan justru semakin meningkat. Salah satu hal yang dipersoalkan adalah penurunan nilai SKP (Sasaran Kinerja Pegawai), yakni penilaian kinerja tahunan yang secara langsung berdampak pada individu dosen maupun tenaga pendidik.

Ketua Yayasan Syarif Hidayatullah, Ilham Aufa, menilai kebijakan tersebut bukan hanya berpengaruh pada rekam jejak profesional, tetapi juga berdampak serius terhadap kondisi psikologis para dosen dan tenaga pendidik yang terdampak.