Dunia hiburan sering kali menampilkan kemewahan yang memukau mata masyarakat luas melalui layar kaca dan media sosial. Namun, di balik sorotan lampu panggung yang terang, tersimpan beban emosional mendalam yang jarang diketahui oleh para penggemar.
Tekanan untuk selalu tampil sempurna menuntut para selebritas menjaga citra publik tanpa henti dalam setiap kesempatan. Jadwal kerja yang sangat padat sering kali mengabaikan kebutuhan dasar manusia untuk beristirahat serta bersosialisasi secara normal dengan orang terdekat.
Fenomena ini diperparah dengan kehadiran platform digital yang membuat batasan privasi kehidupan pribadi mereka menjadi semakin menipis. Komentar negatif dari netizen menjadi tantangan psikologis harian yang dapat memicu gangguan kecemasan hingga depresi yang berkepanjangan.