Memahami psikologi anak bukan sekadar mengamati tingkah laku, melainkan upaya menyelami dunia batin mereka yang penuh warna. Pendekatan ini menjadi fondasi utama bagi orang tua dalam membentuk kepribadian anak yang sehat secara emosional.
Setiap tahapan usia anak membawa karakteristik kognitif dan emosional berbeda yang memerlukan respons spesifik dari lingkungan sekitar. Perkembangan otak pada masa kanak-kanak sangat dipengaruhi oleh kualitas interaksi sosial dan stimulasi yang mereka terima.
Seringkali perilaku anak yang dianggap sulit sebenarnya merupakan bentuk komunikasi untuk menyampaikan kebutuhan yang belum terpenuhi. Fenomena ini menuntut kesabaran ekstra agar orang tua tidak salah dalam memberikan penilaian atau hukuman.