Literasi finansial bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar bagi setiap individu untuk bertahan di tengah dinamika ekonomi global. Kemampuan ini mencakup pemahaman mendalam tentang cara mengelola, menginvestasikan, dan melindungi aset pribadi secara berkelanjutan.

Data menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk jasa keuangan masih perlu ditingkatkan demi menghindari risiko kerugian materiil. Banyak orang terjebak dalam skema investasi ilegal karena kurangnya pengetahuan dasar mengenai manajemen risiko dan bunga majemuk.

Secara historis, rendahnya literasi keuangan sering kali menjadi pemicu utama meningkatnya angka utang konsumtif di kalangan usia produktif. Fenomena ini diperparah dengan kemudahan akses pinjaman daring yang sering kali tidak dibarengi dengan tanggung jawab finansial yang mumpuni.