Setiap anak lahir dengan potensi unik yang sering kali tidak terlihat secara kasat mata oleh orang tua. Kepekaan dalam mengamati minat serta kebiasaan harian menjadi kunci utama dalam menemukan bakat terpendam tersebut.

Bakat bukan sekadar kemampuan akademis, melainkan mencakup kecerdasan majemuk seperti seni, olahraga, hingga kemampuan interpersonal. Identifikasi dini memungkinkan orang tua untuk memberikan stimulasi yang tepat sasaran sesuai dengan kecenderungan alami sang anak.

Lingkungan rumah yang suportif berperan besar dalam memberikan ruang bagi anak untuk bereksplorasi tanpa tekanan. Kebebasan dalam mencoba berbagai aktivitas baru membantu anak menemukan bidang yang benar-benar mereka kuasai dan sukai.