Kehadiran teknologi internet satelit kini menjadi tumpuan harapan baru bagi masyarakat di wilayah pelosok yang selama ini sulit terjangkau kabel optik. Inovasi ini memungkinkan akses informasi mengalir deras tanpa terhambat oleh kendala geografis yang ekstrem seperti pegunungan dan kepulauan.
Satelit orbit rendah menawarkan latensi yang jauh lebih kecil dibandingkan teknologi konvensional sehingga koneksi menjadi lebih stabil dan cepat. Keunggulan ini sangat krusial untuk mendukung aktivitas digital yang membutuhkan respons waktu nyata di daerah tertinggal.
Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan besar dalam memeratakan infrastruktur telekomunikasi berbasis darat secara menyeluruh. Oleh karena itu, pemanfaatan ruang angkasa menjadi alternatif paling efisien untuk menghubungkan ribuan pulau dalam satu jaringan global.