Pemilihan sepeda motor dengan konsumsi bahan bakar efisien menjadi prioritas utama bagi masyarakat urban yang memiliki mobilitas tinggi setiap harinya. Kendaraan yang mampu menempuh jarak jauh dengan bensin minimal sangat membantu dalam menjaga stabilitas kondisi keuangan rumah tangga.
Beberapa model skutik entry-level saat ini tercatat mampu mencapai angka konsumsi bahan bakar hingga lebih dari enam puluh kilometer per liter. Keunggulan ini didukung oleh teknologi injeksi terbaru dan fitur pemutus mesin otomatis saat kendaraan berhenti sejenak di lampu merah.
Simulasi biaya operasional menunjukkan bahwa motor kategori paling irit hanya membutuhkan pengeluaran sekitar sepuluh ribu rupiah untuk jarak tempuh harian rata-rata. Perbandingan ini terlihat sangat kontras jika disandingkan dengan kendaraan model lama yang masih menggunakan sistem pengabutan bahan bakar konvensional.