Perdebatan mengenai efisiensi antara motor listrik dan motor bensin kini menjadi pertimbangan utama bagi konsumen otomotif di Indonesia. Perbandingan biaya kepemilikan selama tiga tahun menjadi tolak ukur penting dalam menentukan nilai ekonomi jangka panjang sebuah kendaraan.

Biaya pengisian daya baterai motor listrik terbukti jauh lebih murah dibandingkan dengan pengeluaran rutin untuk membeli bahan bakar minyak. Secara akumulatif, pengguna motor listrik dapat menghemat biaya energi hingga puluhan persen dibandingkan pengguna motor konvensional dalam periode tiga tahun.

Selain faktor energi, komponen biaya perawatan berkala pada motor listrik jauh lebih sederhana karena tidak memerlukan penggantian oli mesin secara rutin. Motor bensin membutuhkan perawatan komponen bergerak yang lebih kompleks seperti busi, filter udara, dan sistem transmisi yang memakan biaya lebih besar.