Lebaran menjadi momentum krusial bagi masyarakat Indonesia untuk kembali merajut tali silaturahmi yang sempat merenggang akibat kesibukan harian. Kehadiran fisik di tengah keluarga besar merupakan inti dari perayaan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
Menghabiskan waktu berkualitas bukan sekadar berkumpul, melainkan menciptakan interaksi bermakna yang melibatkan komunikasi dua arah antaranggota keluarga. Aktivitas bersama seperti makan besar atau bercengkerama tanpa gangguan gawai menjadi kunci utama dalam membangun kedekatan emosional.
Tradisi mudik yang melekat kuat dalam budaya lokal memfasilitasi pertemuan lintas generasi yang jarang terjadi pada hari-hari biasa. Fenomena ini membuktikan bahwa nilai-nilai kekeluargaan tetap menjadi prioritas utama bagi masyarakat di tengah arus modernisasi yang pesat.
Sumber: Bisnismarket