Desa kini memegang peranan vital sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan di tingkat regional maupun nasional. Transformasi wilayah pedesaan menjadi lumbung pangan mandiri merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan impor.

Optimalisasi pemanfaatan lahan tidur di berbagai pelosok daerah terbukti mampu meningkatkan volume produksi komoditas pokok secara signifikan. Diversifikasi tanaman pangan lokal juga terus digalakkan guna memperkuat ketahanan konsumsi masyarakat di luar ketergantungan pada komoditas beras.

Program penguatan sektor agraris di tingkat desa berfokus pada integrasi antara kearifan lokal dengan inovasi teknologi pertanian tepat guna. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan kelompok tani menjadi kunci utama dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.