Ramadan di Indonesia selalu menghadirkan nuansa khas yang memadukan nilai spiritual dengan tradisi lokal yang kental. Fenomena ini menciptakan atmosfer unik yang menyatukan masyarakat dari berbagai lapisan sosial dalam semangat kebersamaan.
Salah satu tradisi yang paling menonjol adalah kegiatan menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit di berbagai area publik. Aktivitas ini tidak hanya sekadar mengisi waktu luang, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi bagi para pedagang makanan musiman.
Secara historis, keberagaman kuliner nusantara turut memperkaya variasi takjil yang dijajakan di pasar-pasar kaget setiap sore hari. Kehadiran pasar dadakan tersebut menjadi bukti nyata bagaimana tradisi keagamaan mampu berakulturasi dengan kebiasaan masyarakat setempat secara harmonis.